PENGANTIN PENGGANTI (BAB 79 : AYAH DAN ANAK)
PENGANTIN PENGGANTI (BAB 79 : AYAH DAN ANAK)
Maharani berusaha secepat kilat untuk mengadakan konferensi pers yang paling mewah, seluruh awak media di kota Palembang semuanya datang. Padahal hanya baru hitungan hari foto skandal itu viral, namun sudah heboh mukan main.
Media sangat menaruh
perhatian pada berita ini. Berita tentang kehidupan liar Khansa telah berhasil
dibesar-besarkan oleh orang bayaran Maharani. Karena itu begitu Maharani
mengumumkan konfrensi pers hari ini, wartawan dari berbagai media pun berebut
datang meliput.
“Bu! wartawan yang
datang sangat banyak,” ujar Jihan.
Maharani pun tersenyum
puas, “saatnya menyingkirkan ulat bulu,” bisik Maharani.
Jihan juga datang
karena mau melihat Khansa diusir dari keluarga Isvara dengan matanya sendiri.
Maharani mendekati Fauzan yang masih sibuk dengan ponselnya, “Sayang! Sudah
saatnya kita memberikan keterangan!” ajak Maharani.
Fauzan pun menutup sambungan
ponselnya, lalu dengan wajah muram, Fauzan mengikuti langkah Maharani menuju
panggung konfrensi pers.
Begitu Fauzan dan
Maharani naik panggung, semua wartawan sibuk mengambil foto-foto mereka dan
langsung mewawancara keluarga Isvara.
[Tuan dan Nyonya
Isvara apakah kalian benar-benar yakin jika wanita yang di foto itu adalah
Khansa Isvara?]
[Tuan Isvara! Apa kau
tahu di mana sekarang Khansa?]
Maharani pura-pura
sedih dan tidak tahu dan mengatakan jika mereka tidak tahu menahu tentang
keberadaan Khansa sekarang, dan perbuatan Khansa sudah mengecewakan keluarga
Isvara.
“Dengan skandal besar
seperti ini, maka sudah jelas terlihat sepertinya Khansa malu dan takut untuk
muncul di depan publik, bahkan di depan keluarga sendiri,” jelas Maharani.
“Kami sudah lama tidak
berkomunikasi, dia sudah memutuskan hubungan komunikasi dengan kami,
keluarganya sendiri. Apa yang dia lakukan baru-baru ini sudah benar-benar
membuat kami kecewa.”
Tak ingin
memperpanjang konfrensi pers ini, maka Fauzan pun segera saja mengambil alih
wawancara,
“Konfrensi pers hari
ini bukan tentang sesi tanya jawab, tapi karena ada satu pengumuman penting
yang akan aku umumkan.”
Raut wajah Fauzan
jelek sekali dan mengumumkan dengan resmi mengusir Khansa dari keluarga Isvara,
"Khansa Isvara telah mencemarkan nama baik keluarga Isvara dengan tindakan
tidak ssnonohnya, karena itu aku memutuskan
hubungan ayah dan
anak. Kedepannya jika Khansa melakukan hal serupa lagi, maka kami keluarga
Isvara tidak ada sangkut paut dengan perbuatan liarnya itu."
Mendengar pernyataan Fauzan, sontak saja semuanya membincangkan dengan ramai.
[Khansa Isvara memang
pantas untuk diusir]
Jihan yang sedari tadi
melihat, langsung saja dalam hati merasa sangat senang sekaligus menghina,
“Siapa suruh berani bertengkar dengan aku, sekarang rasakan!”
Jihan senang sekali
dalam hati, Maharani diam-diam tersenyum kejam dan dingin, ketika mendengar
cemoohan orang-orang yang datang di konfrensi pers tersebut kepada Khansa.
Saat ini tiba-tiba ada
awak media yang berteriak, “Khansa sudah muncul!”
“Mana! Mana!” Ujar
salah satu dari mereka.
“Periksa ponsel
kalian!” teriak wartawan yang tadi pertama kali melihat Kemunculan Khansa.
Rupanya Emily
menggunggah foto dirinya bersama Khansa ke Instagram. Sesaat kemudian menjadi
topik paling trend di Instagram.
Semuanya sibuk membuka
ponsel mereka, dan langsung berseluncur ke instagram Emily untuk mengecek foto
yang baru saja beberapa menit di unggah tapi sudah menjadi trending topik.
Emily baru saja
mengunggah foto dirinya dan Khansa, mereka berdua terlihat tengah asyik bermain
di pantai. Matahari terbenam membuat siluet warna emas. Sementara dua wanita
cantik sedang berpose di depan kamera. Emily menambahkan sebuah kalimat—
Sahabat datang ke Bali, senang sekali.
Salah satu wartawan
mencoba membandingkan foto Khansa ketika bersama Emily dengan foto Khansa
ketika bersama pria yang ada di foto.
Foto tersebut kebetulan memperlihatkan siluet tampak samping Khansa, lalu
wartawan itu segera membandingkan dengan foto skandal yang sedang hangat
dibicarakan.
[Ini bukan foto Khansa
Isvara]
Mendengar ada yang
berteriak seperti itu, semua netizen mulai membandingkan wajah Khansa dengan
foto Khansa di foto tak senonoh itu dan menyadari wanita itu bukanlah Khansa.
[Ya betul, gadis dalan
foto skandal itu bukan Khansa Isvara]
[Ya! Dari alisnya
saja sudah terlihat berbeda]
[Matanya pun terlihat
berbeda]
[Ya! Satunya-satunya
kesamaan mereka hanya memiliki postur tubuh yang sama]
Sontak saja foto kedua
sahabat baik itu, menuai pujian setinggi langit lagi dari para Netizen yang
memberi tanda suka kepada postingan Emily.
[Waw, dua wanita ini
seperti wanita yang baru keluar dari lukisan indah].
[Apakah Khansa Isvara
adalah teman baik Emily, Waw persahabatan yang terlihat sangat manis]
[Jahat sekali, jika
sampai ada yang menfitnah Khansa yang terlihat polos itu]
Tiba-tiba ada
seseorang yang berkata, “Coba lihat tanggal foto ini ketika diambil, ini adalah
tanggal ketika skandal foto itu terjadi.”
Tempat konfrensi pers
pun kembali bergemuruh dengan suara-suara yang menyiratkan keraguan tentang
berita Khansa dan foto fulgarnya.
Ada satu orang lagi
yang menambahkan celotehan sebelumnya, “Khansa sudah dibuang ke desa sejak
kecil, dan ketika dia kembali, malah mendapatkan hadiah konfrensi pers
pengumuman jika Khansa sudah bukan lagi putri keluarga Isvara.”
“Apakah ini salah satu
konspirasi yang berbau harta warisan,” tambah celoteh salah satu dari mereka
lagi.
[Ya, nampaknya apa
yang menimpa Khansa Isvara adalah sebuah setingan yang sengaja diatur oleh
seseorang yang menginginkan khansa tercoret dari ahli waris]
[Benar-benar orang tua
yang unik luar biasa]
Jihan merasa kakinya lemas tidak bisa berdiri, baru saja menikmati kemenangan
sebentar, lalu sekarang angin telah berubah arah, menerpa wajahnya dengan
kencang.
Maharani bahkan merasa
lebih terkejut, memikirkan apa yang sedang terjadi, bukankah dia sudah membayar
lunas para penjahat itu. Lalu mengapa malah jadi wanita lain yang ada di foto
tersebut.
“Apa aku baru saja di tipu,” pikir Maharani.
Di malam itu, Ketika
Khansa berhasil menekan nomor darurat, maka nomor itu tersambung langsung
kepada Emily. Ketika penculik itu tengah berkata-kata, maka Emily dapat
mendengarkan semuanya. Ketika menyadari Khansa telah dibawa pergi. Emily
langsung saja menggerakan orangnya untuk menyelamatkan Khansa.
Sesampainya orang
Emily di sana, justru Khansa malah sedang duduk enak menunggu di jemput. Ya
Khansa dan si penculik telah membuat kesepakatan. Khansa menggunakan kartu yang
Leon berikan untuknya malam itu, untuk menebus dirinya sendiri.
Ketika Khansa
menggunakan kartu itu, maka Leon pun menerima notifikasi, namun karena Leon
sudah sepakat tidak mencampuri urusan Khansa, dan Leon memilih tidak bertanya
mau diapakan uang ratusan juta yang Khansa pakai itu.
Khansa telah berhasil
melepaskan diri dengan mulus. Memberikan keuntungan baru jika bekerjasama
dengannya. Setelah sepakat tepat ketika orang-orang Emily datang. Lalu mereka
membawa Khansa pergi menemui Emily di Bali.
Jadi ketika tanggal
kepergian Khansa ke Bali adalah tanggal yang sama dengan foto Skandal itu
terhajadi, maka semua netizen langsung saja membela balik Khansa.
ππππππππππππππππππππ
Dukung Novel ini,
dengan like, VOTE poin dan komennya ya
Love You All
Arogato

Komentar
Posting Komentar