PENGANTIN PENGGANTI (BAB 80: SEHARUSNYA MENGGILIR)
PENGANTIN PENGGANTI (BAB 80: SEHARUSNYA MENGGILIR)
Emily adalah salah satu dari anggota dunia entertaiment, ditambah topik Instagram berhubungan dengan Khansa dan menjadi trending topik. Sejak Emily memulai debutnya di industri hiburan.
Kecantikan dan
kemampuan akting Emily telah membuatnya mendapatkan banyak pengikut. Jadi sudah
pasti akan menjadi trending topik di tiap kali Emily memposting sesuatu.
Apalagi postingan kali
ini dengan wanita yang sedang terseret skandal besar, khansa Isvara wanita liar
yang menyelingkuhi suaminya yang sakit-sakitan untuk bermain dengan pria dan
itu bahkan dengan lebih dari satu pria. Sontak saja postingan Emily ini
langsung saja menjadi topik paling menghebohkan di jagad internet.
Meski memakai cadar
namun bisa jelas terlihat jika kulit Khansa terlihat bersinar. Yang paling
tampak adalah alis yang tebal dengan pemakaian eye shadow yang tipis berwarna
cokelat muda.
Ini adalah kecantikan
misterius bagi para netizen yang melihatnya. Tatanan rambut yang bergelombang,
menjadi ciri khas Khansa dan ini sungguh memancarkan kesan seksi. Meski
bercadar nampak terlihat siluet dagu dan hidungnya Khansa sudah sangat-sangat
sempurna.
Emily juga tak kalah
cantiknya, Emily memilih lipstik yang lebih ke merah bata dan muda, kecantikan
Emily dipertegas dengan riasan blush on yang memperlihatkan kesegaran yang
merona pada bagian pipi, karena wajah Emily sedikit bulat.
Emily membuat kesan
rambut bergelombang di bagian bawah rambutnya agar lebih kentara dengan
memberikan sentuhan jari-jari tangan, ini membuat Emily terlihat glamor.
Emily tidak memerlukan
sentuhan riasan yang berlebihan, apalagi warna-warna keras. Pada lipstik pun
terkadang dia menggunakan warna pucat.
Netizen dibuat tak
berdaya dengan penampakan dua wanita cantik ini, mereka pun ramai-ramai
mengomentari Khansaa dan Emily.
[Jika di nilai dari
rumus rasio kecantikan ala Yunani, maka mereka berdua ini pasti akan
mengantongi nilai paling tinggi untuk kecantikan]
[Ini adalah Dewi
Aphrodite , dewi cinta Yunani versi manusia, keduanya memiliki paras yang
cantik rupawan sehingga membuat siapa pun yang melihatnya akan jatuh cinta.
[Ya mereka berdua ini
seperti sebuah pil KKB, kecantikan, Kebahagian , bujuk rayu]
Jihan langsung terdiam
melihat komentar yang heboh ini, “Ini mengapa menjadi tidak sesuai dengan
seperti apa yang ibu bilang.”
“Bagaimana dengan pria
yang sudah ibu bayar dengan begitu banyak uang?” pikir Jihan.
“Bagaimana cara Khansa
melarikan diri dari para berandal itu?” pikir Jihan lagi.
Maharani juga
menyadari foto tak senonoh itu palsu dan wanita di dalamnya bukan Khansa!
Maharani terjebak dan segera mengakhiri konferensi pers.
“Sial! Mereka telah
menipu aku!” hardik marah Maharani dengan wajah marah yang mengerikan.
“Puluhan juta aku
sudah membayar kalian, tapi malah mendapatkan hal seperti ini, benar-benar sial
!” hardik marah Maharani lagi dalam hati geram.
Dengan cepat, Maharani
menutup Konfrensi pers tersebut, Maharani berdiri dan berkata, “Konfrensi pers
hari ini kita akhiri, kami tidak tahu sebetulnya bagaimana detail tentang ini,
beri kami waktu untuk menyelidiki tentang semua ini.”
“kami janji akan
memberikan jawaban yang memuaskan jika semua telah jelas,” tukas Maharani.
Maharani menarik
Fauzan dari sana. Wajah Fauzan nampak terlihat panik. Namun ini semua karena
Fauzan mengkhawatirkan reputasinya bukan karena khawatir akan Khansa.
Baru saja memutuskan
tali silaturahmi dengan Khansa karena foto skandalnya yang tak patut dilihat
itu, tapi siapa sangka malahan angin berputar, berbalik merubah segalanya
dengan cepat. Wanita di foto itu bukanlah Khansa.
“Kenapa bisa begini!
Apa kau tahu betapa malunya aku!" hardik Fauzan.
“Baru saja aku
memutuskan hubungan ayah dan anak, tapi ternyata itu semua adalah berita palsu.
Bukankah ini akan membuat aku terlihat sebagai ayah yang kejam!?” ujar marah
Fauzan kepada Maharani.
Fauzan sangat
memperhatikan reputasinya di depan para kolega bisnisnya, dengan kejadian ini
tentu saja itu sama saja seperti mencoreng wajah fauzan di depan mereka,
“Segera cari tahu tentang masalah ini! Kau kan banyak memiliki teman dalam
dunia hiburan!” perintah Fauzan.
“Mengapa hal seperti
ini bisa luput dari pengawasanmu!” ujar marah Fauzan kepada Maharani.
“Ya,ya aku tahu ….
pasti akan aku hubungi,” ujar Maharani dengan tersenyum sambil menyembunyikan
kegugupannya.
“Ayo! Kita pergi dari
sini,” ajak maharani seraya menarik Fauzan untuk menjauhi awak media yang telah
dia undang.
“Ingat selidiki dengan
benar siapa yang memposting foto tel*anjang itu secara online!” perintah Fauzan
lagi sembari melepaskan gandingan tangan Maharani di lengannya.
“Seluruh kota sekarang
tahu tentang skandal ini dan juga tentang pencoretan nama Khansa dari daftar
keluarga Isvara, mau taruh di mana mukaku!” ujar Fauzan sambil menjauh dari
Maharni dan mendorongnya.
Maharani menjawabnya
denga asal,”Baik, baik aku pasti akan menyelidiki tentang ini,” sambil berusaha
mengejar langkah cepat fauzan.
Hati Maharani berdegup
kencang, tidak berani membayangkan kalau sampai Fauzan tahu dirinya adalah
dalang di balik ini semua, itu sama saja artinya dengan perceraian di depan
mata, karena semua hal yang paling fauzan pentingkan adalah reputasi dan harga
dirinya.
Hal-hal lainnya selama
itu tidak merusak reputasinya, maka fauzan tidak akan ambil pusing dan tidak
akan ikut campur.
Maharani tetap tenang
dan pura-pura menyetujui permintaan Fauzan. Maharani segera saja bersikap
tenang, Berpikir jika jika tidak ada yang bisa mengetahui jika itu adalah
perbuatannya.
“Itu pasti Emily yang
berada di balik semua ini, dia yang menolong Khansa,” pikir Maharani
menganalisa.
Sebagai senior di
dunia hiburan, Maharani mengetahui dengan baik sepak terjang Emily, dan
bagaimana culasnya Emily kepada pesaing yang ingin menjatuhkan nama baiknya
dengan fitnah-fitnahan dan kabar negatif, maka Emily akan dengan cepat membalas
dengan semua hal aib tentang orang itu akan terpampang di keesokan harinya.
Emily ini di kenal licin bagai belut dan licik bagai rubah.
“Sial! Aku benar-benar
lupa jika Emily adalah teman baik Khansa semasa kecil mereka dulu,”
“Harusnya aku
memperhitungkan tentang ini, tentang persahabatan mereka,” gumam maharani
merutuki dirinya sendiri.
Maharani tidak
menyangka jika, mereka berdua, Khansa dan Emily, masih berteman baik sampai
dengan saat ini, Maharani teringat tentang insiden gaun NT waktu itu dan merasa
semakin kesal karena telah di pecundangi oleh Khansa berkali-kali.
“Dua wanita racun!”
hardik marah maharani kepada Khansa dan Emily.
Jihan mencari-cari
keberadaan Maharani, ketika melihatnya segera saja Jihan berlari kea rah
Maharani dan bertanya dengan terang-terangan kepada Maharani kenapa Khansa
tidak digilir.
“Bu, apa yang terjadi?
Bukankah para pria itu seharusnya menggilir Khansa?”
“Sstt … diam! Bisa
saja ada yang mendengarmu. Jangan buat masalah menjadi bertambah rumit!” ujar
Maharani sambil melirik ke arah Fauzan dan menarik JIhan menjauhi Fauzan.
ππππππππππππππππππππ
Bersambung
dukung Novel ini
dengan Vote, poin, like dan komen kalian ya
love You All

Komentar
Posting Komentar